Kapolri: Puncak Arus Balik Terlewati, Personel Tetap Siaga hingga Akhir KRYD
Hal itu disampaikan Kapolri usai meninjau langsung situasi arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (28/3/2026). Dalam peninjauan tersebut, Kapolri didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho.
Berdasarkan data Jasa Marga, jumlah kendaraan keluar Jakarta pada 11–27 Maret 2026 melalui empat gerbang tol utama mencapai 2.946.891 kendaraan, naik 20,49 persen dibanding lalu lintas normal dan naik 1,82 persen dibanding Lebaran 2025. Sementara kendaraan yang masuk Jakarta tercatat 2.561.629 kendaraan, naik 7,70 persen dari normal namun turun 1,88 persen dibanding tahun lalu.
Kapolri menyebut masih tersisa sekitar 13 persen kendaraan yang akan kembali ke Jakarta, sehingga pengamanan dan pelayanan tetap dilakukan hingga akhir masa KRYD. Meski Operasi Ketupat 2026 telah berakhir, pengamanan arus balik gelombang kedua tetap dilanjutkan.
Selain itu, angka kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat 2026 tercatat 3.039 kasus, turun 7,8 persen dibanding tahun lalu. Jumlah korban meninggal dunia juga turun signifikan menjadi 265 orang, atau turun sekitar 29,71 persen.
Kapolri mengapresiasi kerja keras petugas dan mengimbau pemudik untuk memanfaatkan pos pelayanan serta beristirahat jika lelah agar perjalanan kembali berlangsung aman dan selamat.

Posting Komentar untuk "Kapolri: Puncak Arus Balik Terlewati, Personel Tetap Siaga hingga Akhir KRYD"