Bekasi Naik Level: Dari Kolaborasi Olahraga ke Smart City Bareng Seongnam
![]() |
| Wali Kota Seongnam, Shin Sang-jin, dan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, menandatangani perjanjian kota kembar di ruang rapat utama Balai Kota (Foto: Pemerintah Kota Seongnam). |
SEONGNAM — Kota Bekasi terus dorong ekspansi ke level global. Terbaru, lewat penandatanganan Friendship City dengan Seongnam pada 7 April 2026, kerja sama dua kota ini resmi diperluas, dari yang sebelumnya fokus di olahraga, kini merambah industri, kesehatan, transportasi pintar, hingga pengembangan smart city.
Kesepakatan dilakukan langsung oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono dan Wali Kota Seongnam Shin Sang-jin di Balai Kota Seongnam, disaksikan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bekasi Arwani, serta perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Korea Selatan, Rina F. Wahyuningsih.
Sebelum masuk ke kerja sama yang lebih luas ini, hubungan Kota Bekasi dan Seongnam sebenarnya sudah lebih dulu terbangun lewat sektor olahraga. Dari situ, arah kolaborasi berkembang. Bekasi yang punya basis industri kuat dengan populasi sekitar 2,6 juta jiwa melihat peluang lebih besar. Sektor manufaktur, otomotif, dan elektronik di kota ini jadi fondasi penting untuk kerja sama yang lebih strategis.
Di sisi lain, Seongnam dikenal sebagai kota dengan ekosistem teknologi yang matang. Infrastruktur digitalnya terintegrasi, pengelolaan kotanya berbasis data, dan banyak inovasi sudah berjalan. Kombinasinya cukup jelas. Kota Bekasi bawa skala dan energi industri, Seongnam bawa sistem dan teknologi. Kerja sama ini jadi titik temu dua kekuatan yang saling melengkapi.
Tri Adhianto menilai kemitraan ini sebagai langkah konkret untuk mempercepat transformasi kota, terutama dalam digitalisasi layanan publik, penguatan sistem kesehatan, dan pengembangan transportasi yang lebih efisien.
Sementara itu, Shin Sang-jin mengatakan bahwa kolaborasi ini diarahkan untuk jangka panjang dan tidak berhenti di level seremonial. Keterlibatan sektor industri, riset, dan masyarakat jadi bagian dari target ke depan.
Sejak 6 April, delegasi Bekasi juga sudah melihat langsung ekosistem Seongnam, mulai dari pusat pelatihan alat kesehatan, institut riset biomedis di rumah sakit Bundang, hingga pusat kendali smart city.
Buat generasi muda, ini bukan sekadar kerja sama pemerintah. Akses ke jaringan global makin terbuka, peluang belajar dan kolaborasi ikut naik. Kota Bekasi lagi geser posisi, dari kota industri jadi kota yang mulai serius masuk ke ekosistem teknologi dan inovasi ala smart city.


Posting Komentar untuk "Bekasi Naik Level: Dari Kolaborasi Olahraga ke Smart City Bareng Seongnam"