Respons Positif Netizen Iringi Penertiban Galian Kabel Hasil Sidak Wali Kota Bekasi

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat menghentikan proyek galian ilegal (Pemkot Bekasi)

KOTA BEKASI- Langkah tegas Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono dalam menindak aktivitas galian kabel optik tanpa izin menuai respons luas dari masyarakat. Apresiasi mengalir deras melalui kolom komentar di akun media sosial pribadinya, menyusul unggahan inspeksi mendadak di Jalan Jatimakmur dan Jalan Wibawa Mukti, Kecamatan Jatiasih pada Minggu, 3 Mei 2026.

Sejumlah warga menilai tindakan tersebut sebagai jawaban atas keresahan yang selama ini dirasakan pengguna jalan. Aktivitas galian liar dianggap kerap menimbulkan kemacetan panjang, merusak badan jalan, hingga mengganggu mobilitas harian. Dalam konteks itu, kehadiran langsung kepala daerah di lokasi dipandang sebagai bentuk keseriusan pemerintah menangani persoalan yang berulang.

Komentar warganet didominasi nada positif. Mereka menyoroti keberanian Tri mengambil tindakan cepat di lapangan, bukan sekadar menyampaikan imbauan. Beberapa bahkan menyebut langkah tersebut sebagai bentuk keberpihakan nyata kepada masyarakat yang terdampak langsung.

“Ini yang ditunggu warga, bukan cuma wacana tapi langsung ditindak,” tulis salah satu pengguna. Komentar lain menekankan bahwa ketegasan seperti ini perlu dijaga konsistensinya agar memberi efek jera bagi pelaksana proyek yang abai aturan.

Di balik apresiasi itu, muncul pula refleksi atas masalah yang sudah lama terjadi. Warga mengungkapkan bahwa pekerjaan galian kabel, khususnya yang tidak berizin, sering dilakukan tanpa koordinasi jelas. Dampaknya tidak hanya pada kemacetan, tetapi juga meninggalkan kerusakan jalan yang memperburuk kualitas infrastruktur kota.

Dalam inspeksi tersebut, Tri menemukan bahwa aktivitas galian dilakukan tanpa izin resmi dan mengabaikan kondisi jalan. Pelanggaran ini dinilai tidak bisa dibiarkan karena berdampak langsung pada kepentingan publik. Ia pun segera menginstruksikan penghentian pekerjaan serta meminta koordinasi lintas instansi untuk menormalkan situasi lalu lintas.

Selain itu, warga juga mendorong agar pengawasan terhadap proyek infrastruktur diperkuat. Penindakan dinilai penting, tetapi pencegahan melalui sistem perizinan dan kontrol lapangan yang ketat dianggap sebagai langkah yang lebih strategis untuk menghindari pelanggaran serupa.

Respons publik di media sosial memperlihatkan bahwa isu galian kabel telah menjadi problem yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Ketika pemerintah hadir dengan tindakan konkret, dukungan pun muncul sebagai bentuk legitimasi sekaligus harapan akan perbaikan berkelanjutan.

Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk menjaga ketertiban dan kualitas infrastruktur. Dukungan warga yang mengalir menjadi pengingat bahwa kebijakan yang menyentuh kebutuhan publik akan selalu mendapat perhatian, sekaligus tuntutan untuk dijalankan secara konsisten.

 

Posting Komentar untuk "Respons Positif Netizen Iringi Penertiban Galian Kabel Hasil Sidak Wali Kota Bekasi"