KOTA BEKASI - Suasana berbeda mewarnai rapat Pemerintah Kota Bekasi pada Jumat (24/4/2026). Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memimpin pembahasan lanjutan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Gedung Teknis Bersama, Rawalumbu, dengan menggunakan bahasa Inggris secara penuh.
Tri juga terlihat datang ke lokasi rapat dengan sepeda. Kehadiran itu menegaskan dorongan pemerintah kota terhadap gaya hidup yang lebih ramah lingkungan, sejalan dengan arah kebijakan pengelolaan sampah dan energi bersih yang tengah dikebut.
Rapat tersebut diikuti jajaran PT Wangneng Bekasi Environment Nusantara serta sejumlah kepala perangkat daerah, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Tata Ruang, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Seluruh peserta rapat turut menggunakan bahasa Inggris, sejalan dengan program “One Day English” yang kini memasuki minggu kedua pelaksanaan di lingkungan Pemkot Bekasi.
Tri menyebut kebijakan itu bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya membangun kultur kerja yang adaptif sekaligus meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara. Menurut dia, kemampuan berbahasa Inggris menjadi penting dalam menghadapi kerja sama lintas negara, termasuk proyek PSEL yang melibatkan perusahaan asal China, PT Wangneng Bekasi Environment Nusantara.
Di waktu yang sama, Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP) PT Wangneng juga memaparkan desain bangunan PSEL di ruang rapat Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi. Dalam pemaparan itu, fasilitas PSEL dijelaskan sebagai instalasi pengolahan sampah terpadu yang tidak hanya memproses limbah, tetapi juga dirancang menghasilkan energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan.
Pemaparan desain tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan pemahaman seluruh pihak terkait agar proses implementasi berjalan lancar. Pemkot Bekasi berharap proyek ini bisa menjadi solusi strategis dalam pengelolaan sampah sekaligus mempercepat transisi menuju kota yang bersih, modern, dan berdaya saing global.
Posting Komentar untuk "Tri Adhianto Pimpin Rapat PSEL Pakai Bahasa Inggris, Pemkot Bekasi Percepat Proyek Energi dari Sampah"