Kreator Edukasi Digital Bersinar di Forbes 30 Under 30 Asia 2026, Ada Nama Erika Richardo

Konten seni yang dibuat Erika Richardo di media sosial membawanya masuk daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2026.(Instagram/@erikarichardo)

TWEETBEKASI- Media sosial kini bukan cuma tempat hiburan. Banyak anak muda memanfaatkannya untuk berbagi ilmu, mengangkat isu sosial, hingga menginspirasi jutaan orang. Tren itu terlihat dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2026 yang baru dirilis.

Salah satu nama yang masuk dalam daftar prestisius tersebut adalah kreator asal Indonesia, Erika Richardo. Sosok yang dikenal lewat konten seni kreatif di TikTok itu berhasil menarik perhatian Forbes berkat karya dan dampak sosial yang ia bangun melalui media digital.

Erika saat ini memiliki lebih dari 18 juta pengikut di TikTok. Namanya semakin melejit setelah proyek melukis pesawat Boeing 737 milik Garuda Indonesia viral pada 2025.

Pesawat tersebut dihiasi ilustrasi yang mengangkat keberagaman budaya Indonesia, mulai dari motif batik hingga representasi 16 kelompok etnis dari berbagai daerah. Karya itu dibuat untuk memperingati 80 tahun kemerdekaan Indonesia dan membutuhkan proses persiapan serta perizinan selama berbulan-bulan.

Perjalanan Erika di dunia seni dimulai sejak kecil. Ia aktif mengikuti berbagai lomba seni dan menerima proyek melukis secara mandiri. Meski sempat diharapkan meneruskan bisnis keluarga, Erika memilih fokus mengembangkan karier sebagai seniman sambil menempuh pendidikan bisnis di Universitas Prasetiya Mulya.

Tak hanya dikenal lewat karya seni, Erika juga aktif dalam kegiatan sosial. Bersama influencer Jerhemy Owen, ia mendirikan Rumah Mimpi Indonesia, sebuah organisasi nirlaba yang telah mengumpulkan dana sekitar Rp1,7 miliar untuk membangun sekolah di daerah terpencil dan menyediakan perlengkapan seni bagi anak-anak.

Selain Erika, Forbes juga memasukkan sejumlah kreator edukasi lainnya dari Asia Pasifik. Astrofisikawan Australia Kirsten Banks atau AstroKirsten dikenal karena kemampuannya menjelaskan topik astronomi yang rumit dengan bahasa sederhana melalui media sosial.

Di Thailand, Nattanon Dungsunenarn membangun platform Spaceth.co yang mengajak generasi muda lebih dekat dengan dunia antariksa dan sains melalui artikel, podcast, serta konten digital.

Sementara itu, Esmé James dari Australia membahas sejarah seksual dan hubungan manusia melalui konten edukatif yang telah menarik jutaan pengikut. Ada pula Lucy Blakiston dari Selandia Baru yang sukses menyederhanakan isu global dan berita internasional agar lebih mudah dipahami generasi muda.

Masuknya para kreator tersebut ke dalam Forbes 30 Under 30 Asia 2026 menunjukkan bahwa media sosial kini berkembang menjadi ruang belajar baru. Bukan hanya tempat mencari hiburan, tetapi juga wadah berbagi pengetahuan, membangun komunitas, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

Posting Komentar untuk "Kreator Edukasi Digital Bersinar di Forbes 30 Under 30 Asia 2026, Ada Nama Erika Richardo"