Pemkot Bekasi Mulai Terapkan Rapat Daring OPD Berbahasa Inggris Saat WFH Jumat

Suasana rapat daring WFH OPD Kota Bekasi pada Jumat 19 April 2026 (Pemkot Bekasi)

KOTA BEKASI- Kebijakan penggunaan bahasa Inggris dalam rapat daring Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Bekasi langsung diterapkan pada hari pertama work from home (WFH), Jumat (17/4/2026). Berdasarkan informasi yang diperoleh tim BekasiPatriot dari Pemerintah Kota Bekasi, puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti Friday Morning Meeting secara daring sejak pukul 08.30 hingga 11.00 WIB.

Dalam rekaman dan dokumen rapat, pimpinan OPD hingga staf mulai menggunakan bahasa Inggris dalam komunikasi kerja. Meski masih dalam tahap penyesuaian, rapat tetap berjalan efektif dan diarahkan pada target kerja masing-masing perangkat daerah.

Pelaksanaan ini menjadi tindak lanjut konkret dari arahan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang sehari sebelumnya menegaskan bahwa penggunaan bahasa Inggris merupakan bagian dari strategi peningkatan kapasitas ASN. “Kami ingin berlatih dan bersiap untuk menjadi kota internasional. Dan juga wacana WFH agar menjadi lebih produktif, makanya dipersiapkan betul,” ujarnya di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Kamis (16/4/2026).

Tri menjelaskan, kebijakan itu disiapkan untuk memperkuat kesiapan daerah menghadapi investasi asing dan kerja sama internasional. Ia menyebut investasi dari China sudah mulai masuk ke Bekasi. Pemkot Bekasi juga telah menjalin kerja sama dengan Izumisano di Jepang dan Seongnam di Korea Selatan.

Menurut Tri, kolaborasi tersebut menjadi dorongan bagi aparatur untuk terus belajar dan menerapkan praktik terbaik dari mitra internasional. “Ini semakin memotivasi kami untuk terus belajar dan mengimplementasikan hal-hal positif dari kerja sama tersebut,” ujarnya.

Selain menjadi forum koordinasi, rapat juga difungsikan sebagai sarana latihan langsung bagi ASN. Seluruh kegiatan didokumentasikan dan dilaporkan secara berjenjang sebagai bagian dari evaluasi kinerja, sekaligus memastikan produktivitas selama WFH tetap terjaga.

Pemerintah Kota Bekasi juga menyiapkan evaluasi lanjutan dengan melibatkan perguruan tinggi sebagai penilai independen. Tujuannya agar standar pemahaman dan kemampuan bahasa Inggris di tingkat pimpinan OPD lebih terukur dan seragam.

Implementasi hari pertama ini menunjukkan kebijakan tersebut langsung dijalankan dalam praktik, sekaligus menjadi awal pembentukan budaya kerja yang lebih adaptif dan berorientasi global.

Posting Komentar untuk "Pemkot Bekasi Mulai Terapkan Rapat Daring OPD Berbahasa Inggris Saat WFH Jumat"